Rabu, 14 Maret 2012

Hal yang perlu dihindari ketika mengemudi


Beberapa kecelakaan yang merenggut korban jiwa belakangan ini rata - rata diakibatkan hilangnya konsentrasi pengemudi. Masih ingatkan kasus artis Saiful Jamil, Apriliani dan yang paling hangat menimpa Olivia yang menabrak tiang papan reklame akibat hilang kendali? Kalau disimpulkan, secara garis besar penyebabnya adalah terganggunya konsentrasi pengemudi.
Faktor-faktor apa saja yang menyebabkan konsentrasi terpecah? Inilah hasil wawancara dengan pebalap mobil nasional Alvin Bahar dan dr. Andri SpKJ, dosen FK Ukrida.
1. Mengetik pesan singkat dan menelpon. Penyebab kecelakaan terbesar banyak diakibatkan oleh penggunaan telpon pintar. "Sebenarnya, saat menelpon kadar konsentrasi yang berkurang tidak terlalu besar. Nah, yang paling bahaya adalah mengetik pesan singkat," ujar Alvin. Selain memikirkan apa yang hendak ditulis, mata dan tangan terfokus untuk mengetik di kipet. Kondisi tersebut berbahaya karena sangat menyita perhatian. Kalau memang kondisinya darurat, sebaiknya     menepi dahulu.
2. Makan, Minum dan MerokokPerilaku ini cukup merepotkan karena harus mengatur tangan untuk bisa memegang makanan atau minuman sambil memegang setir. Dengan begitu, pengemudi tidak bisa melakukan manuver cepat untuk menghindar atau berbelok. Celakanya, ketika minuman atau makan yang dipegang memiliki suhu yang cukup panas sehingga ketika tumpah menimbulkan kepanikan. Bagi perokok, biasanya kepanikan timbul ketika percikan bara rokok jatuh di tempat yang tidak diinginkan atau terkena badan sehingga kita berusaha untuk mematikannya.
3. Berinteraksi dengan sistem audioMenyetel audio seperti volume dan frekuensi radio, mengganti CD dan mengoneksi USB atau iPod memerlukan perhatian lebih. Meski tidak terlalu repot, tetapi hal tersebut mampu mengalihkan perhatian. Ada baiknya melakukan interaksi tersebut saat berhenti atau minta tolong penumpang sebelah untuk mengaktifkan.
4. BercandaJika sekedar mengobrol ringan dengan penumpang memang tidak berbahaya apalagi untuk menghilangkan kepenatan saat menyetir. Nah yang dihindari adalah berbincang - bincang masalah yang cukup pelik atau bercanda menggunakan anggota badan. Ketika melakukan hal tersebut kewaspadaan berkurang sehingga tidak mampu mengantisipasi gangguan dari luar yang bersifat dadakan. Kecederungannya pengemudi akan lengah ketika bercanda atau bicara serius. Atau jika membawa serta anak, beri mereka kesibukan agar tidak menggangu saat mengemudi.
Sedangkan secara psikologis, ini penyebab yang mampu mengurangi konsentrasi saat mengemudi.
1. Mengantuk
Kurang tidur merupakan penyebab utama mengantuk. "Selain itu, bisa juga kebanyakan makan apalagi dilakukan setelah sebelumnya kerja keras atau berpikir berat. Dan itu biasanya terjadi setelah makan siang dengan kadar yang berlebihan," terang Dr. Andri. Tak heran banyak yang merasa kantuk di siang hari antara pukul 14.00 - 15.00. Sementara secara alami manusia akan merasa lelah pada pukul 6 sore, mengantuk jam 9 malam dan batas maksimum bisa bertahan hingga pukul 2 dini hari.
2. Banyak pikiran
Faktor ini bisa membuat pengemudi melamun dan memikirkan hal lain yang menjadi beban pikirannya. Jika tidak bisa melupakan sejenak ketika mengemudi lebih baik jangan menyetir karena sama bahayanya dengan mengantuk yaang bisa mengurangi tingkat kewaspadaan.
3. Mengkonsumsi minuman beralkohol dan obat terlarang
Jelas, ini sangat dilarang. Sehebat apapun Anda dalam mengemudi, ketika di bawah pengaruh obat - obatan dan minuman beralkohol, semua itu tidak ada artinya karena Anda bisa lepas kendali.

Tips memasang PS di Mobil


PlayStation 2 memang masih jadi pilihan utama banyak gameaholic meski generasi PS3 sudah masuk. Variasi game yang bejibun, termasuk versi bajakannya, bikin PS2 nyaris tak tergerus popularitasnya. Tak heran banyak banget yang lantas menjadi maniak PS2, termasuk klub otomotif Nomaden. Ngegaul sambil main game jelas asyik banget. Nah, ada yang berminat pasang PS2 bisa ikuti utak-atik mereka. 
Langkah-langkah:1.Beli kabel AV yang harganya paling Rp 15 ribu. Trio kabel ini sambungkan dengan kanal AV in di belakang monitor serta head unit. Yang satu berguna buat salurkan sinyal gambar, satunya lagi buat suara.

2.Sambungkan trio kabel tadi dengan kabel sejenis yang juga diseting paralel sebagai colokan dari modul PlayStation. Ini nantinya akan memudahkan kalau modul PS mau dicopot atau diganti dengan modul MP3 Player.

3.Sebagai sumber arus buat modul game station pakai modul power inverter. Di gerai-gerai perkakas harga per unit paling tidak Rp 500 ribu. Sumber listrik power inverter ini bisa kamu dapat dari power outlet yang tersedia di mobil seperti dari lighter. Untuk sejumlah mobil, colokan power outlet tersedia di ruang bagasi.

4.Letakkan modul power inverter dan game station di kolong jok depan. Biar enggak gampang geser alas dulu dengan double tape.
 

Pengertian ABS (Anti Lock Braking System)













2
Komponen Utama
Sistem ABS merupakan kombinasi dari sistem elektronik dan hidrolik untuk mengaturpengereman masing-masing roda agar menghindari roda terkunci.Komponen utama ABS secara umum adalah:1.

Speed sensor Speed sensor
berfungsi untuk memperoleh informasi tentang kecepatan masing-masingroda, informasi ini diperlukan agar sistem dapat mengetahui roda mana yang sedangakan terkunci.
Speed sensor
ini dapat terpasang terpasang pada setiap roda, atau ada juga yang dipasang pada diferensial.
Gambar 2 :
Speed Sensor
(aa1car.com)
2.

Valves
Terdapat sebuah valve pada openmasing-masing rem yang dikontrol oleh ABS, valveini memiliki tiga posisi:1.

Valve
terbuka

(
open
), tekanan dari
master cylinder
diteruskan langsung ke rem.2.

Valve
menutup jalur dan mengisolasi rem roda yang bersangkutan sehinggamencegah tekanan terus meningkat pada saat rem ditekan lebih kuat.3.

Valve
melepaskan (
release
) tekanan pada rem.3.

PumpValve
melepaskan tekanan pada rem, oleh karena itu maka harus ada alat yangmengembalikan tekanan pada rem, dan inilah fungsi dari pompa tersebut.











3
Gambar 3 :
ABS Hydraulic Modulator assembly (valves, pump)
(aa1car.com)
4.

ABS Controller / Computer
Perangkat ini berfungsi untuk memantau informasi kecepatan yang diperoleh
speed sensor
dan mengatur masing-masing
valve.
Prinsip Kerja ABS
Salah satu algoritma cara kerja dari sistem ABS secara sederhana adalah dengan memonitor
speed sensor
pada roda sepanjang waktu untuk mencari terjadinya perlambatan (
deceleration
) yangtidak wajar. Tepat sebelum terkunci, roda akan mengalami perlambatan yang sangat cepat. Apabiladibiarkan, roda akan berhenti jauh lebih cepat dari mobil, misalnya mobil yang bergerak dengankecepatan 60 mil per jam akan berhenti dalam 5 detik, namun roda yang terkunci akan berhentiberputar dalam waktu kurang dari 1 detik.
ABS Controller
kemudian membaca perubahan yang “tidak mungkin” ini dan mengurangi tekanan (
release
) pada rem tersebut sampai kembali terjadi akselerasidan kemudian meningkatkan tekanan
(pumping
) lagi sehingga menimbulkan deselerasi lagi. SistemABS dapat bekerja dengan sangat cepat dalam melakukan siklus tersebut, sebelum roda mengalamiperubahan kecepatan yang signifikan. Hal ini menyebabkan roda melambat dengan perlambatan yangsama dengan mobil, dengan rem menjaga roda sangat dekat dengan titik dimana roda akan mulaiterkunci (
lock up
). Kondisi ini menghasilkan daya pengereman yang maksimum pada sistem, begitu juga hal ini dapat menjaga roda terus berputar sehingga tetap dapat dikendalikan.











4Kesimpulannya, prinsip utama dari sistem ABS adalah mengontrol kecepatan putaran rodadengan cara mengontrol tekanan pada jalur sistem pengereman. Dengan demikian dicapai kondisidimana roda sedang tepat sebelum terkunci, yang mana akan menghasilkan pengereman yang palingefektif.
Gambar 4 : Prinsip kerja ABS(www.ambulancedriving.com)
Tipe-tipe ABS
ABS menggunakan beberapa macam skema, yang dapat dibedakan menurut jumlah
channel
(berapa banyak valve yang dikontrol secara individual) dan jumlah dari
speed sensor
.1.

4-
channel
, 4-sensor ABSTerdapat satu buah
speed sensor
pada masing-masing keempat roda dan sebuah
valve
terpisah untuk masing-masing keempat roda.
Controller
memonitor tiap-tiap roda untuk memastikan roda tersebut memperoleh gaya pengereman yang maksimum.2.

3-
channel
, 3-sensor ABSPada skema ini, masing masing roda depan memiliki sebuah sensor dan
valve
, namunhanya satu
valve
dan satu sensor untuk kedua roda belakang. Sistem ini memberikankontrol secara mandiri pada tiap-tiap roda depan namun tidak pada roda belakang. Padasistem ini roda belakang harus mulai terkunci lebih dulu baru ABS bekerja, sehinggamasih dapat memungkinkan salah satu roda belakang mengalami selip pada saatpengereman.3.

1-
channel
, 1-sensor ABS











5Pada sistem ini, hanya ada
1
valve yang mengontrol kedua roda belakang dan 1 sonsorkecepatan pada poros belakang.

Sedikit mengenai srs (suplementary resenstacne system) Airbag /SRS Airbag



Kemajuan di bidang industri otomotif seiring dengan tuntutan kenyamanan dan keamanan menyebabkan perlunya ada alat pengaman yang bekerja otomatis. Seat belt misalnya harus dikenakan ketika berkendara. Selain itu alat pengaman lain yang bekerja otomatis. Alat tersebut berupa kantong udara atau airbag yang menahan ayunan tubuh pengendara yang tak terkendali ketika tiba-tiba terjadi benturan.

FUNGSI AIRBAG



Airbag atau kantong udara adalah suatu alat pelindung bagi pengguna kendaraan bermotor roda empat atau lebih. Apabila terjadi kecelakaan maka airbag menggelembung untuk menahan tubuh, seperti balon yang dipompa dan kemudian mengempis setelah keadaan aman.


BAHAN PEMBUATAN AIRBAG






Airbag terbuat dari bahan yang sesedikit mungkin dari bahan logam agar ketika melakukan tugasnya tidak menimbulkan masalah lain yang membahayakan keselamatan pengendara. Dan bahan yang dipakai harus tipis, enteng, dan kuat. Bahan itu adalah nilon pilihan. Nilon yang biasa dipakai sebagai bahan parasut akan dibentuk sebagai balon. Karena sesuai sifat bahan yang dengan mudah akan ditempelkan di kemudi, di panel, di pintu, bahkan di kursi kendaraan.


Ke dalam nilon di masukkan tepung jagung atau bedak agar awet selama tidak dipergunakan.
Balon nilon akan terisi gas nitrogen yang dipompakan dari tabungnya di bagian lain yang dibatasi pentil.
Pentil tersebut dilengkapi sensor benturan yang secara otomatis membuka bila terjadi kecelakaan. Alat pemberdayanya adalah sebuah accelerometer pada microchip.
Airbag bekerja dengan jalan menggembung ketika bahaya mengancam dan mengempis jika bahaya telah berlalu.


POSISI AIRBAG

Airbag diletakkan pada bagian dalam kendaraan yang dianggap paling dekat dengan bagian tubuh pengendara yang akan dilindungi. Tempat dimana airbag diposisikan haruslah yang tidak menghalangi pandangan pengemudi dan tidak mengurangi kenyamanan berkendara. Jadi bisa diletakkan di panel, di pintu, di kursi, atau di atap.



Posisi airbag selalu menurut bagian tubuh yang menjadi prioritas untuk dilindungi, dalam hal ini adalah: kepala; badan, dan; kaki. Untuk itu akan digambarkan posisi airbag menurut letaknya di dalam kendaraan, yaitu:
1. Dashboard airbag
2. Steering airbag
3. Side airbag
4. Curtain airbag
5. Knee airbag
6. Seatbelt airbag
7. Head airbag


PERINGATAN PENGGUNAAN AIRBAG



Agar penggunaan airbag dapat maksimal disini diingatkan beberapa hal:

Mundurkanlah tempat duduk sejauh mungkin, bagi pengemudi sejauh kaki masih dapat menginjak pedal,

Buatlah sandaran kursi senyaman mungkin,

Perhatikan keselamatan anak-anak, misalnya:
Anak-anak berusia 12 tahun dan atau yang berumur dibawahnya harus duduk di kursi belakang.


Waktu yang tepat untuk mengisi bensin

Saya tidak tahu berapa sebenarnya anda membayar saat mengisi BBM, tetapi di sini, di Durban, harga bahan bakar juga mahal. Saya telah bekerja di bidang bahan bakar minyak (BBM) selama 31 tahun, sehingga saya bisa memberikan sedikit tips agar uang anda menjadi lebih berharga untuk setiap liter bahan bakar yang anda beli. Di Marian Hill Pipeline tempat saya bekerja di Durban, dalam waktu 24 jam kami memompakan / menyalurkan kurang lebih 4 juta liter. Satu hari solar, hari berikutnya Ethanol (bahan bakar pesawat jet) dan bensin, LRP dan Unleaded. Kami di sini mempunyai tangki penyimpanan sebanyak 34 dengan kapasitas total 16.800.000 liter.

“BELILAH BAHAN BAKAR ATAU ISILAH MOBIL ATAU MOTOR ANDA DENGAN BAHAN BAKAR PADA WAKTU HARI MASIH PAGI KETIKA TEMPERATUR TANAH MASIH DINGIN!”

Ingat bahwa semua SPBU mempunyai tangki penyimpanan di bawah tanah. Semakin dingin tanahnya maka semakin padat/kental bahan bakarnya. Jika temperatur mulai panas/hangat, maka bahan bakarnya akan mengembang. Jadi jika membeli bahan bakar pada siang hari atau petang hari, sebenarnya bahan bakar yang diisikan ke dalam tangki kendaraan anda jelas lebih sedikit dibanding jumlah liter yang anda beli.
Dalam bisnis perminyakan, gravity yang spesifik dan temperatur bensin, diesel dan bahan bakar pesawat jet, ethanol dan produk minyak lainnya punya peranan penting. Kenaikan 1 derajat merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam bisnis ini. Tetapi SPBU tidak memberikan ganti rugi / kompensasi karena temperatur.
“SALAH SATU YANG PALING PENTING ADALAH ISI BAHAN BAKAR SAAT TANGKI KENDARAAN ANDA MASIH SETENGAH PENUH!”
Alasannya adalah semakin banyak bahan bakar yang ada di tangki kendaraan, maka semakin sedikit udara yang ada di bagian tanki yang kosong. Bensin menguap lebih cepat dari pada yang bisa kita bayangkan. Tanki penyimpanan bensin mempunyai apa yang kita sebut atap yang mengapung yang berfungsi sebagai clearance zero antara bensin dan atmosfer sehingga penguapannya bisa dikurangi. Tidak seperti SPBU, tempat saya bekerja di sini setiap truck yang kami muati ada ganti rugi / kompensasi karena temperatur, sehingga setiap liter yang dibeli jumlahnya benar-benar sesuai / tepat.

YANG PERLU DIINGAT LAGI, “USAHAKAN JANGAN ISI BBM JIKA ADA TRUK BAHAN BAKAR SEDANG MENGISI TANGKI PENYIMPANAN !”

Hampir pasti bensin / solar akan teraduk saat bahan bakar dipompakan dari truck ke tangki penyimpanan, dan kemungkinannya akan ada kotoran di dasar tangki penyimpanan yang teraduk naik dan terikut masuk ke tangki kendaraan anda. Saya berharap hal ini akan menolong anda untuk mendapatkan nilai yang maksimal dari rupiah yang anda gunakan untuk membeli bensin.

Tips mengemudi mobil matic

Tips : Aman & nyaman pakai mobil matik

Mobil bertransmisi otomatis alias matik saat ini sudah banyak ditemukan di Indonesia. Mulai dari city car yang berharga Rp100 juta-an hingga mobil premium seharga di atas Rp1 miliar menggunakan transmisi otomatis.

Alasan utama yang membuat pabrikan melengkapi varian produknya dengan transmisi otomatis tentu saja soal kemudahan dan kenyamanan bagi para penggunanya.

Mobil bertransmisi otomatis memang sangat nyaman terutama saat digunakan pada kondisi jalanan macet atau tipe pengendaraan stop and go.

Nyaman karena pengendara hanya memakai dua pedal, yaitu rem dan gas. Bahkan, rem tangan pun kini ada yang menyatu dengan pedal rem kaki. Dengan sistem ini menjalankan mobil menjadi lebih mudah dan bisa dipelajari dengan cepat.

Namun, mudah bukan berarti meremehkan faktor keamanan. Sebelum menyetir Anda wajib mengetahui tulisan yang ada pada tuas persneling. Ini sangat penting karena menyangkut pengendalian kendaraan.

Kejadian terulangnya terjun bebas sedan matik yang menyeruduk pagar pembatas lantai 7 gedung parkir Menara Jamsostek, Jakarta hampir serupa dengan kasus tahun lalu ketika sebuah hatchback menyeruduk jalur penghubung antarlantai parkir di pusat perbelanjaan ITC, Permata Hijau, Jakarta.

Banyak pihak menduga karena pengemudi kurang menguasai sistem pengendaraan mobil matik yang memang memudahkan dikendarai tapi membutuhkan pengetahuan teknis pengendaraan.

Pada umumnya transmisi otomatis memiliki pilihan posisi tuas dalam enam fungsi, yakni P, R, N, D, 2, dan L. Mode P (parkir) digunakan saat kendaraan berhenti, parkir dan menghidupkan mesin.

Untuk memakai P harus ditunggu sampai mobil benar-benar berhenti. Jika mobil masih berjalan dan transmisi dipaksakan ke posisi P, maka transmisi akan mengalami kerusakan.

Tuas persneling pada posisi R artinya mobil siap untuk berjalan mundur atau reverse. Saat menggunakannya harus dipastikan mobil dalam kondisi berhenti. Saat tuas berada di posisi R, biasanya lampu indikator mundur akan menyala.

Selanjutnya posisi N berarti mobil dalam kondisi netral. Umumnya digunakan saat menghidupkan mesin atau saat berhenti di lampu merah. Pada posisi transmisi ini sangat direkomendasikan untuk memfungsikan rem karena mobil dipengaruhi gaya gravitasi, sehingga berpotensi bergerak karena kemiringan jalan.

Pindah otomatis

Untuk menjalankan kendaraan, pengemudi harus memindahkan tuas persneling ke posisi D yang berarti drive. Persneling akan berpindah secara otomatis sampai posisi tertinggi sesuai kecepatan putaran mesin.

Jangan memindahkan dari posisi D ke 2 atau L pada saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi karena akan menyebabkan kerusakan transmisi kecuali sistem transmisi mobil Anda dilengkapi teknologi yang memungkinkan untuk melakukan hal tersebut.

Bila kendaraan melalui jalanan menurun atau tanjakan, sebaiknya pindahkan tuas ke posisi 2 atau gigi persneling rendah. Pada posisi ini laju kendaraan akan ditahan oleh engine brake sehingga pengemudi tidak perlu sering menginjak rem.

Perpindahan persneling secara otomatis hanya terjadi pada gigi satu dan gigi dua. Karena itu jangan melaju dengan kecepatan melebihi 80 km/jam.

Tuas persneling L atau low bisa dipakai saat kendaraan mengarungi turunan curam atau tanjakan terjal, misalnya jalanan pegunungan atau menyusuri tanjakan dan turunan gedung parkir Jakarta yang rata-rata curam.

Pada posisi ini jangan memacu kendaraan melebihi kecepatan 40 km/jam untuk mesin diesel dan 60 km/jam bagi mobil berbahan bakar bensin. Alasannya, posisi L berarti transmisi bekerja pada posisi gigi satu saja. Selamat berkendara!

Beberapa cara mengemudi yang salah / kurang tepat


Beberapa cara mengemudi yang salah / kurang tepat. Sepertinya simpel dan

kurang kerjaan, tapi jika tidak disadari bisa membahayakan diri sendiri
maupun orang lain.

1. Melewati terowongan dengan menyalakan hazard di siang hari (kadang malam
hari)
Ini sering banget dilakukan setiap pengendara dengan tujuan agar pengendara
lain bisa mengetahui bahwa ada kendaraan di dekat mereka. Niatnya sih baik,
tapi caranya berpotensi membahayakan. Karena dengan mengaktifkan sinyal
Hazard, tentu saja pengemudi lain tidak mengetahui apakah kendaraan ini akan
lurus atau pindah lajur.

Dan parahnya, sering kendaraan dengan hazard
menyala pindah lajur dalam keadaan memotong sehingga cenderung mengagetkan
dan sudah terbukti pada terowongan Ring Road Selatan, hal ini menyebabkan
celaka.

Mungkin dalam benaknya, jika lampu sign kiri berarti belok kiri dan lampu
sign kanan berarti belok kanan. So kalo kedua duanya akan lurus. Tindakan
ini malah cenderung membahayakan pengendara lain, karena jika dari sisi kiri
atau kanan yang terlihat hanya satu lampu sign menyala. Tentu saja, hal ini
dianggap dan diasumsikan bahwa kendaraan anda akan berbelok.

Jika yang
melihat berada di sisi kanan, maka tidak terlalu membahayakan (meski tetap
berpotensi). Namun jika dari sisi kiri kendaraan anda?? Pengendara akan
menganggap anda akan berbelok ke kiri, sehingga mereka akan terus menekan
pedal gas dan pada akhirnya kecelakaan yang tidak diinginkan pun tiba.

3. Menyalakan High Beam terus menerus di malam hari.
Memang, hak anda untuk mendapatkan kondisi jalan terpantau jelas. Namun,
jangan lupakan pula hak pengendara lain untuk mendapatkan kenyamanan dalam
berkendara, terutama pengendara dari arah yang berlawanan. Bagi pengendara
di depan anda yang searah hal tersebut sudah menyilaukan, bagaimana yang
berlawanan arah?

4. Berkendara namun nanggung (ditengah-tengah jalan tidak sesuai lajur atau
menggunakan 2 lajur)
Biasanya sering dilakukan oleh pengendara dengan kendaraan SUV atau
kendaraan besar lainnya, namun tidak tertutup juga kadang oleh sedan besar,
dan kendaraan yang kecil lainnya. Dan sering juga terjadi ketidakpedulian
pengendara yang “nanggung” tersebut dengan antrian kendaraan di belakangnya
meski sudah diperingatkan berulang kali dengan klakson maupun high beam.

5. Berkendara pelan di lajur kanan.
Lajur kanan meski bukan di tol tetap selayaknya untuk mendahului karena
dengan kemudi di sebelah kanan, tentu lebih responsif dalam kecepatan tinggi
atau akselerasi untuk menyalip.

6. Keluar dari tikungan tanpa melihat traffic.
Sudah sangat sering dilakukan oleh pengendara sepeda motor, terutama yang
berusia muda atau ABG hingga dewasa. Yang sudah cukup umur biasanya lebih
care dan waspada. Hal ini cukup membahayakan diri sendiri dan pengemudi
lainnya pada lalu lintas di jalan yang dimasuki.

Bahaya bagi diri sendiri
karena beresiko untuk tertabrak, atau slip dan jatuh karena kepleset,
berbahaya bagi pengemudi lainnya terutama sesama pengendara sepeda motor
serta pengemudi mobil terutama wanita yang cenderung kagetan dan menjadi
tidak terprediksi arah kendaraannya.

7. Menyalip di tikungan.
apapun alasannya, menyalip di tikungan sangat tidak tepat. Terlalu beresiko
dan jika nekat mungkin sudah bikin perjanjian ama malaikat maut….

8. Lampu masih menyala merah, tapi sudah bergerak maju.
Ini berarti apa yaa??? SIMnya dipastikan beli bukan ikutan ujian…. Kalo
ikutan ujian pasti nyadar kalo lampu warna merah tuh artinya berhenti,
sebodo amat dengan yang lain.